Topik 4 Aksi Nyata Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan
|
|
|
Topik 4 – Aksi
Nyata
Perspektif
Sosiokultural dalam Pendidikan
Nama
Mahasiswa : Areta Shabiha Rumekso
NIM : 231012300114
Mahasiswa
PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023
Pada akhir pembelajaran
setiap topik, Anda diminta untuk merefleksikan pembelajaran dalam blog
masing-masing, dengan menggunakan alur MERDEKA seperti dalam proses
pembelajarannya. Anda bisa menceritakan refleksi Anda dengan caranya
masing-masing, bisa narasi yang dilengkapi visual, ataupun narasi saja, atau model
kreatif lainnya. Berikut ini panduan pertanyaan yang dapat membantu Anda
menuliskan blog:
|
Konsep
Dasar Perspektif Sosio Kultural dalam Pendidikan |
|
Mulai dari Diri |
|
Apa
yang Anda pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran? Jawab: Saya
berpikir topik ini menguraikan mengenai cara yang dilakukan pendidik dalam
menerapkan pembelajaran yang memperhatikan Zone of Proximal Development (ZPD)
dalam mengetahui kemampuan yang berbeda-beda pada peserta didik. |
|
Eksplorasi Konsep |
|
Apa yang Anda pelajari
dari konsep yang Anda pelajari dalam topik ini? Jawab: Pada tipik ini,
saya belajar mengenai pentingnya guru dalam menerapkan pembelajaran ZPD atau
Zona Perkembangan Proksimal untuk membangun pengetahuan peserta didik terkait
suatu konsep mata pelajaran yang akan dipelajari dengan cara memecahkan suatu
permasalahan secara individu maupun kolaboratif sehingga pendidik dapat
mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan peserta didik. Pengertian ZPD
adalah jarak antara tingkat pemahaman seseorang dengan kemampuan dalam
memecahkan permasalahan secara mandiri dengan didampingi bimbingan atau
bantuan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih mampu sehingga guru harus
benar-benar memperhatikan kemampuan peserta didik. Bantuan yang digunakan
dapat berupa scaffolding. Scaffolding adalah metode pembelajaran dengan
memberikan dukungan belajar secara terstruktur. |
|
Ruang Kolaborasi |
|
Apa yang Anda pelajari
lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Jawab: Saya dan rekan
saya pada ruang kolaborasi melakukan diskusi mengenai ZPD, serta kesiapan
dalam menjadi guru setelah mempelajari topik ini. Selain itu saya dan rekan
saya mencari perbedaan dan persamaan pandangan. Selanjutnya melakukan
penarikan kesimpulan untuk mengetahui solusi dalam aspek menciptakan
pembelajaran yang efektif dan efisien. |
|
Demonstrasi Kontekstual |
|
Apa hal penting yang
Anda pelajari dari proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama
kelompok (bisa tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Jawab:
Pada tahap demonstrasi kontekstual, beberapa hal penting yang saya pelajari
yaitu bagaimana cara mengakomodir keberagaman kemampuan peserta didik agar
proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik. |
|
Elaborasi Pemahaman |
|
Sejauh
ini, apa yang sudah Anda pahami tentang topik ini? Apa
hal baru yang Anda pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal sebelum
pembelajaran dimulai? Apa
yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? Jawab: Sejauh
ini, hal yang saya pahami mengenai topik ini adalah guru sebagai fasilitator
di kelas harus memberikan bantuan kepada peserta didik atau yang disebut
scaffolding. Pemberian bantuan dilakukan dengan strategi dan metode yang
bervariasi. Scaffolding yang diberikan harus disesuaikan dengan apa yang
menjadi tujuan pembelajaran. Dan yang ingin saya pelajari lebih lanjut yaitu
bagaimana cara menerapkan ZPD yang efektif dengan mengkomodir keberagaman
karakteristik peserta didik. |
|
Koneksi antar Materi |
|
Apa yang Anda pelajari
dari koneksi antar materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan
mata kuliah lain? Jawab: Keterkaitan
antara topik perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam
pembelajaran dengan mata kuliah lain adalah menjadi grand teori bagi pendidik
untuk melakukan perencanaan pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan
kebutuhan peserta didik sehingga pembelajaran dapat mengakomodir kemampuan
peserta didik serta memberikan bantuan pada peserta didik yang kesulitan dan
hasilnya dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, efisien dan
memerdekakan peserta didik. |
|
Aksi Nyata |
|
Apa
manfaat pembelajaran ini untuk kesiapan Anda sebagai guru? Bagaimana
Anda menilai kesiapan Anda saat ini, dalam skala 1-10? Apa alasannya? Apa
yang perlu Anda persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkannya dengan
optimal? Jawab: Dengan
belajar topik ini saya memperoleh manfaat yang besar karena dapat memahami
secara komprehensif mengenai Zone of Proximal Development (ZPD) untuk
mengidentifikasi tingkat kemampuan peserta didik yang berbeda-beda. Kesiapan
saya dalam mengajar sudah cukup matang jika diibaratkan dengan skala mungkin
ada pada angka 7 dimana saya merasa cukup siap untuk mengajar dengan
memperhatikan pembelajaran ZPD pada peserta didik. Saya berusaha untuk selalu
siap membantu peserta didik agar dapat mengembangkan kemampuannya dalam
memecahkan masalah, membangun pengetahuannya terhadap konsep materi pelajaran
Pendidikan Pancasila. Saya akan memfasilitasi peserta didik untuk berkolaborasi dengan teman
sebaya sehingga dapat saling membantu di beberapa topik bahasan yang sulit
menurut mereka. Selain itu saya juga akan menggunakan model pembelajaran yang
inovatif sesuai dengan abad-21 agar peserta didik dapat merefleksikan
pengalaman yang mereka miliki sesuai dengan kemampuan masing-masing. |
Komentar
Posting Komentar